Saya ini bukan ahli komputer. Bahkan MS Word yang paling gampang pun belum saya kuasai sepenuhnya. Jikalau kemudian saya punya PC, itu karena gengsi pribadi saja biar tak kelihatan Jadul dan gaptek. ah, goblok sekali saya ini ya?!
Namun begitulah. beberapa waktu yang lalu saya dipaksa belajar Flash Pro 08 demi mengerjakan proyek tugas mata kuliah. Lumayan. bisa untuk beli uang rokok dan kopi. eh, juga gula dan gorengan untuk teman melek bermalam-malam. Karena tak punya software Flash Pro 08, maka saya berencana membeli program tersebut ke warung sebelah. Tentu saya ditertawakan. Bagaimana tidak? perut lapar, namun yang ada di pikiran cuma program Flash Pro 08. saya pun inta dibungkuskan program tersebut. duh... paringana sabar Gusti..
Ternyata tak gampang belajar Flash. Harus memulai dari nol, dan semuanya asing bagi saya. entah itu tolls, Scane, Layer, Action, Time list, Button, dan lainlainnya. maka saya mulai gogling. eh, ternyata segoblok-gobloknya saya masih juga punya modem untuk OL. he.he..
Yang saya lakukan selanjutnya adalah mencari panduan Flash untuk pemula. kutemukan banyak postingan, kesemuanya berbentuk PDF. Kurang puas, saya pun pergi ke bengkel sebelah untuk membeli buku panduan Flash. ternyata yang ada cuma panduan Flash 05. Namun tak mengapa, lumayan bisa untuk belajar. Tak mudah ya, belajar autodidak, tanpa guru gitu lhoh. Oh, iya. software akhirnya saya dapatkan dari peternak sebelah rumah. wuih, mantabs kan?
dua minggu belajar, kelar sudah. agak sedikit katam saya menguasai Flash Pro 08. Proyek selesai, dan saya menerima imbalannya. Beli rokok deh sama kopi. uhui... Oh. ngemeng-ngemeng, apakah Anda punya tugas menggunakan program Flash dan tak atau belum mampu mengerjakannya? gampang, bawa saja ke rumah saya, tentu dengan segala ubo rampenya. pisang setandan, bunga 7 rupa, kemenyan, kopi, dan tentu saja, Udut. wehehehe...
salam.
Namun begitulah. beberapa waktu yang lalu saya dipaksa belajar Flash Pro 08 demi mengerjakan proyek tugas mata kuliah. Lumayan. bisa untuk beli uang rokok dan kopi. eh, juga gula dan gorengan untuk teman melek bermalam-malam. Karena tak punya software Flash Pro 08, maka saya berencana membeli program tersebut ke warung sebelah. Tentu saya ditertawakan. Bagaimana tidak? perut lapar, namun yang ada di pikiran cuma program Flash Pro 08. saya pun inta dibungkuskan program tersebut. duh... paringana sabar Gusti..
Ternyata tak gampang belajar Flash. Harus memulai dari nol, dan semuanya asing bagi saya. entah itu tolls, Scane, Layer, Action, Time list, Button, dan lainlainnya. maka saya mulai gogling. eh, ternyata segoblok-gobloknya saya masih juga punya modem untuk OL. he.he..
Yang saya lakukan selanjutnya adalah mencari panduan Flash untuk pemula. kutemukan banyak postingan, kesemuanya berbentuk PDF. Kurang puas, saya pun pergi ke bengkel sebelah untuk membeli buku panduan Flash. ternyata yang ada cuma panduan Flash 05. Namun tak mengapa, lumayan bisa untuk belajar. Tak mudah ya, belajar autodidak, tanpa guru gitu lhoh. Oh, iya. software akhirnya saya dapatkan dari peternak sebelah rumah. wuih, mantabs kan?
dua minggu belajar, kelar sudah. agak sedikit katam saya menguasai Flash Pro 08. Proyek selesai, dan saya menerima imbalannya. Beli rokok deh sama kopi. uhui... Oh. ngemeng-ngemeng, apakah Anda punya tugas menggunakan program Flash dan tak atau belum mampu mengerjakannya? gampang, bawa saja ke rumah saya, tentu dengan segala ubo rampenya. pisang setandan, bunga 7 rupa, kemenyan, kopi, dan tentu saja, Udut. wehehehe...
salam.
No comments:
Post a Comment
mari, kuhargai keikhlasanmu