TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG DI BLOG SEDERHANA INI. MOHON MENINGGALKAN LINK DAN KOMENTAR

MARI BERBAHAGIA

Dalam sebuah kesempatan, terkisahlah saya sedang mengikuti sebuah pelatihan "Mind Set Program" di Kota Semarang. Sang Pemateri berpenampilan biasa, tidak berdasi, berbaju lengan panjang sedikit mbethethet, pun tidak dimasukkan. Sepatu yang dikenakan tidak terlalu istimewa, potongan rambut juga biasa. dibelah pinggir, dengan sedikit minyak. Fasilitas yang digunakan juga tidak istimewa sebagaimana ESQ misalnya. Oh, ya. saya juga pernah berkesempatan mengikuti "ESQ Leadership Trainning." Soundsystem yang digunakan tidak menggelegar dan menggetarkan ruang, dan cukup dengan 1 LCD proyektor dengan 1 lepi yang berfungsi untuk menampilkan tulisan dalam format power point. Sangat tidak istimewa.


Oh, sebentar. Presenter itu ternyata punya satu ajudan. atau lebih tepatnya rekan kerja, yang juga yuniornya. Dan ajudan inilah yang pertaa tampil menyampaikan materi. Biasabiasa saja penyampaian materi, juga substansi materinya. Namun peserta tetap menghargainya dengan aplous yang meriah.

Pada kesempatan selanjutnya, tampillah motivator yang saya maksud. tidak berperawakan tinggi besar, juga tak ganteng amat. Perkenalan. Itulah yang pertama kali beliau sampaikan, setelah sedikit senam pemanasan dan tepuktepuk permainan. Ditampilkannya slaid, muncul biodata yang disertai gambar dirinya berdiri bersama istrinya di bawah menara eifeel.

"Saudarasaudara, ketahuilah! Bahwa saya adalah orang yang paling bahagia hidup di dunia ini. Tak ada yang lebih berbahagia ketimbang saya. Lihat istri saya cantik bukan main, senantiasa menlfon saya dan menanyakan kabar. "Sayang.." begitu dia senantiasa menyapa saya."

dan benar, beberapa saat kemudian istrinya menelfon, dan dengan sengaja dia mengeraskan suara HP maupun suaranya sendiri. Sangat romantis, sangat berbahagis. Layak menjadi seorang motivator. Maka saran saya, jika Anda ingin jadi motivator, berbahagialah terlebih dahulu dengan hidup anda. bagaimanapun kondisinya.

Anda tahu, siapa orang yang ternyata lebih berbahagia ketimbang sang motivator tadi?

ya, anda benar! "SAYALAH ORANG YANG PALING BERBAHAGIA DI DUNIA INI."

semarang, 4 pebruari 2011

No comments:

Post a Comment

mari, kuhargai keikhlasanmu